Kamis, 07 Maret 2013

Gambar Gambar Korban Perang Sampit


Ok kawan kali ini saya akan memposting gambar gambar korban perang sampit, kalian tahu kebanyakan korban Tragedi Sampit dibunuh dengan memotong kepala/leher korban, saya harap kalian tidak keberatan dengan postingan saya karena gambar ini sangat menjijikan dan sadis. Ok here we Go !!!





















 
 

sebenarnya masih banyak gambar gambar dari perang sampit, namu saya tidak tega melihatnya jadi cukup ini saja yaa. Terima kasih telah berkunjung di blog saya :D


sumber : google



18 komentar:

  1. Balasan
    1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

      Hapus
  2. Gan,sebenarnya MADURA buka PErang ama DAYAK aja,,tapi Ama SAMBAS juga TUh

    BalasHapus
  3. Mau bagaimana lagi semuanya sudah terjadi. Semoga hal ini tidak terulang lagi.

    BalasHapus
  4. Astaughfirullah hal'adzim
    Merinding melihat nya, hal ini memang tidak bisa ditolerir adanya.
    Kedua pihak sama bersalah nya, Madura terlalu semena-mena ketika memimpin sebagian besar ekonomi bisnis di Kalimantan dan menindas rakyat suku Dayak semena-mena.
    Namun Dayak, juga tidak bisa menahan sabar. Jika hal ini bisa dihindari, tidak akan memperburuk moral bangsa di Indonesia di panggung dunia internasional, semoga hal ini tidak terjadi lagi. Amiiiin

    BTW, kunjungi balik nya ya gan ?
    Semoga Allah merohmati anda yang meramaikan nya
    http://greathemoslem.blogspot.com

    BalasHapus
  5. kepalanya itu yang motong tenang aja yhak ,kaya bagikan boneka ngeri lho ? astagfirullah smg masa mendatang tak ada yang lebih sadis dari itu dan smg agar korban2 itu diterima disisi allah ,amin ya robbal alamin

    BalasHapus
  6. Antara 2 pilihan anak istri kami yang di bantai atau anak istri mereka yg kami bantai....so jika anda pintar silah kn jawab pake logika

    BalasHapus
  7. Jika kami tidak membunuh mka anak istri kami yg di bunuh....so enjoy saya senang melihat sampit bersih dari madura

    BalasHapus
  8. Hukum adat kayau & ritualnya ditetapkan oleh para Tetua Adat (Damung Adat, Mantir Adat, Balian Adat) dengan tiga unsur pertimbangan : 1. Darah telah tumpah di tanah Borneo. 2. Roh leluhur/Roh Kepala Adat Suku Dayak yg sangat dihormati telah dihina & dilecehkan. 3. Pelaku yg menumpahkan darah di tanah Borneo tdk mendapat hukuman yg setimpal ditinjau dari sudut hukum adat dayak.
    Hukum Adat Kayau berlaku bagi siapa saja yg berdiam di tanah Borneo bahkan berlaku utk suku dayak itu sendiri. Ini pernah terjadi di jaman dulu di mana para tetua suku dayak hulu menetapkan hukum adat kayau kepada suku dayak hilir karena suku daya hilir telah melakukan 3 unsur tsb kepada suku dayak hulu. Dalam hukum adat kayau yg di kayau hanya kelompok yg telah melakukan 3 unsur tsb. Tetapi dalam pelaksanaan kayau, sering kali terjadi, org-org yg tdk ikut melakukan ritual adat mengayau yg dipimpin Balian Adat, malah ikut melakukan kayau karena mempunyai dendam terhadap suku/kelompok yg dikenakan hukum adat kayau. Sehingga terjadilah hal-hal yg diluar kendali dari hukum adat kayau tsb.
    Ritual adat sebelum mengayau disebut Nyaru Tariu & dilakukan di Pandagi (tempat yg dianggap keramat) bukan DI SEMBARANG TEMPAT. Org-org yg ikut dalam ritual Nyaru Tariu setelah selesai ritual akan kerasukan & org yg tdk sanggup malah bisa pingsan. Org yg kerasukan setelah ritual ini akan mempunyai sifat sangat sadis & tdk mengenal rasa takut (ini yg disebut oleh dunia sebagi Ghost Warrior atau ada yg menyebutnya Pasus Dayak) apa pun itu namanya. Bahkan dalam kejadian kayau yg dilakukan dayak hulu seperti tsb di atas, tdk cuma memenggal kepala tapi jantung & hati para tetua adat dayak hilir telah dimakan mentah dalam keadaan masih berlumuran darah. Ini tdk akan sanggup dilakukan oleh manusia manapun apabila dalam keadaan sadar.
    Org-org yg telah kerasukan dalam ritual Nyaru Tariu di Pandagi secara fisik dapat dilihat dengan ciri-ciri : Tatapan matanya seperti mayat hidup, berperilaku seperti pembunuh berdarah dingin & pada warna putih bola matanya akan banyak muncul urat yg berwarna merah darah sehingga kalau dari jauh warna putih bola matanya terlihat menjadi merah darah. Itu ciri umum yg banyak diketahui org tapi ada satu hal yg tdk pernah diketahui org & hanya diketahui oleh para Damung Adat Suku Dayak. Hal ini telah menjadi rahasia beberapa generasi Damung Adat Suku Dayak tapi karena begitu banyaknya org-org yg salah mengartikan & mendefinisikan kayau & bahkan mengaku-ngaku pernah menjadi Ghost Warrior hanya utk kesombongan & keangkuhan maka fakta tentang kayau ini harus diungkapkan. Ciri yg menjadi rahasia tsb adalah : org-org yg kerasukan tsb mempunyai ciri khas tersembunyi yaitu di bagian dalam pada kedua kelopak mata bawah terdapat tanda merah dari darah seperti tahi lalat. Hal ini yg membuat mereka bisa melihat utk membedakan mana musuh yg sebenarnya & satu tanda merah darah lagi yaitu bagian dalam bibir atas mereka. Hal ini membuat mereka bisa mencium bau musuh sebenarnya bahkan sanggup memakan jantung&hati musuhnya yang masih berlumuran darah. Apabila tanda itu hilang maka mereka akan kembali normal sadar dari kerasukan. Setiap org berbeda tingkat & lama kerasukannya, apabila ada org yg kerasukannya berlangsung lama maka akan di bawa kembali kepada Balian Adat utk mengakhiri kerasukan tsb.
    Hukum Adat Kayau di jaman ini seharusnya di terjemahkan dalam definisi yg berbeda. Kayau (memenggal KEPALA) seharusnya didefinisikan sebagai cara utk membuat para KEPALA pemerintahan di Negeri ini (Bupati/Walikota, Gubernur dll bahkan Presiden) agar bisa berbuat utk kesejahteraan tanah leluhur & org yg memenangkan cara tsblah yg harus diagungkan sebagai THE GHOST WARRIOR atau SANG KESATRIA HANTU.
    Inilah pesan seorg kakek yg pernah menjadi Kepala Adat Suku Dayak & diberi gelar kehormatan adat sebagai DAMUNG TINGANG RUAI JALAYA di pedalaman Sampit yg tahun ini berusia genap 100 tahun, kepada cucunya yg telah menceritakan tentang pendapat org-org tentang kayau.
    SALAM DAMAI SELALU BORNEO

    BalasHapus
  9. Wiiiiihhhhhh
    Ngeri bgt gmbarnya Gan,,,,,

    BalasHapus
  10. dri postingan fto trsbut dpat kta ambil hikmahnya bahwwa jika kta sdang brada di tanah orang jnganlah smena mna mlakukan ap pun ..ksabaran sseorang psti ad btasnya tpi y sdhlah smua sdah berlalu biarlah mnjadi sjarah dlam hdup kta mri kta tingkatkan skap toleransi antar etnis budaya dn agama agar INDONESIA ttap berjluk bhinneka tunggal ika SALAM SAYA PUTRA PASER KALIMANTAN

    BalasHapus
  11. Di mana bumi di pijak disana langit dijunjung

    BalasHapus

Label

Translate

 

Rumah Info Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com